Webinar Transisi Energi ISAX 5.0 Sesi Kedua Program Studi Teknik Industri

Pada tanggal 10 Juli 2021, mahasiswa angkatan 2018 Teknik Industri UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta melaksanakan kegiatan Webinar and Closing Ceremony: Innovation Expo and Competition of Industrial Seminar and Expo (ISAX) 5.0. Tema yang diangkat pada kegiatan ini yaitu “Inovasi Terbarukan untuk Mencapai Industri Ramah Lingkungan”. Pada sesi webinar, narasumber yang diundang yaitu Ibu Khoiria Oktaviani, M.Eng., seorang Communication Manager dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). Moderator pada kegiatan ini adalah Ibu Herninanjati Paramawardhani, M.Sc., yang merupakan dosen di Program Studi Teknik Industri Fakultas Sains dan Teknologi UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Kegiatan webinar ini merupakan salah satu rangkaian lanjutan dari acara ISAX 5.0. Sebelumnya, pada tanggal 26 Juni 2021 ISAX 5.0 menghadirkan dua narasumber yang mengangkat tema industri ramah lingkungan dan energi terbarukan, yaitu Bapak Zagy Yakana Berian, beliau seorang Founder Society of Renewable Energy (SRE) & Co-Founder Practisee dan Bapak Ir. Sofwan Farisyi, MM, beliau adalah CEO di PT Radiant Utama Interinsco Tbk. Webinar dilaksanakan melalui platform Zoom, dan dihadiri oleh 140 partisipan yang merupakan mahasiswa/pelajar dan masyarakat umum.

Acara webinar dan closing ceremony Expo ISAX 5.0 dimulai pada pukul 08.00 WIB yang diawali oleh pembukaan acara oleh MC yang kemudian dilanjutkan pembacaan kalam ilahi oleh Dikri Ahmad Firdaus. Kemudian dilanjutkan dengan sambutan oleh Adham Harits Wicaksono selaku Ketua Panitia ISAX 5.0. Kemudian sambutan berikutnya oleh Bapak Ir. Arya Wirabhuana, S.T.M. Sc selaku dosen pembimbing acara ISAX 5.0. Sambutan terakhir oleh Bapak Dr. Cahyono Sigit P., S.T., M.T. selaku Ketua Program Studi Teknik Industri UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.

Pada kegiatan ini untuk sesi pemaparan materi selesai kemudian dilanjut oleh sesi tanya jawab. Pada kegiatan pemaparan oleh narasumber Khoiria Oktaviani, M.Eng. banyak menjelaskan tentang transisi energi dan anak muda bagi kemajuan energi baru terbarukan. Kemudian dilanjutkan diskusi dan tanya jawab seputar materi yang dipaparkan. Disampaikan oleh narasumber bahwa saat ini sudah saatnya digalangkan transisi energi, yaitu pergantian energi dari yang sebelumnya menggunakan energi fosil dan minyak bumi ke energi yang lebih berkelanjutan yaitu energi baru terbarukan (EBT). Namun ada beberapa tantangan yang harus dihadapi dalam penerapan EBT di Indonesia, diantaranya adalah masih adanya keraguan dari masyarakat mengenai EBT, kepedulian masyarakat atau awareness terkait EBT juga belum banyak dipahami masyarakat. Selain itu, EBT yang masih merupakan energi yang baru diperkenalkan memiliki level yang berbeda dengan energi fosil yang sudah menjadi energi yang lazim digunakan baik dari level rumah tangga sampai dengan industri besar di Indonesia.

Selanjutnya, pemateri juga menyampaikan hal-hal apa saja yang bisa dilakukan anak muda, termasuk para mahasiswa untuk bisa berkontribusi terhadap kesuksesan transisi energi. Menjadi problem solver dari permasalahan di masyarakat adalah salah satu hal yang dapat dilakukan. Memulai untuk riset pasar dan mengenali potensi kolaborasi apabila memiliki ide inovasi terkait dengan EBT. Selanjutnya adalah terus-menerus melakukan kampanye atau menyerukan semangat transisi energi. Yang terakhir adalah, action, sebagai anak muda diharapkan tidak hanya berhenti pada tataran ide, wacana, dan advokasi saja, namun berwujud aksi nyata untuk memanfaatkan peluang energi terbarukan di Indonesia yang belum termanfaatkan dengan optimal.